Pasca lebaran kebanyakan orang akan
melakukan “balas dendam” dengan mengkonsumsi apa saja setelah sebulan berpuasa.
Yaitu dengan menyantap apa saja yang tersedia, baik makanan kenyang(ketupat,
lontong opor, sambal goreng dan yang lainnya) maupun mil-milan(kue-kue
lebaran). Kebiasaan seperti inilah yang memicu naiknya berat badan, sehingga
yang sebelumnya gemuk akan kembali seperti semula, bahkan berat badannya
semakin naik.
Untuk menghindarinya, maka saat inilah
waktu yang tepat untuk melakukan olahraga, mengembalikan berat tubuh pada
keadaan normal, sehingga tubuh kembali fit untuk mengejakan rutinitas harian.
Namun ada beberapa aturan dan cara yang harus dilakukan, diantaranya :
·
Mengurangi asupan garam, gula dan
karbohidrat lebih rendah dari biasanya(sebelum puasa).
·
Rutin mengkonsumsi sayur dan
buah-buahan(pengganti cemilan).
·
Mengamati kenaikan berat badan yang
berhubungan dengan pola makan. Jika semakin besar angka kenaikanny, maka akan
makin sulit menurunkannya. Untuk mengatasi hal ini harus sering berjalan kaki,
jogging, berenang, lompat tali, bersepeda dan menjalani pola makan sehat.
·
Mengurangi asupan makanan kenyang(nasi
plus lauk pauk) jalan yang terbaik agar pencernaan tetap terjaga, mengganti
daging dengan ikan(protein yang lebih segar).
·
Makanan lebaran biasanya mudah didapat
di mana saja. Inilah sebenarnya ayng harus kita kontrol, karena makanan yang
berbahan tepung(kue-kue lebaran) mengandung gula tinggi, sedangkan sayur
bersantan(sambal goreng dan opor ayam) kaya akan lemak, sehingga bisa memicu
naiknya berat badan. Di sisi lain, lemak berpotensi menaikkan kadar kolesterol,
trigliseride dan mempersempit pembulu darah.
·
Ada baiknya mengkonsumsi vitamin atau
suplemen utnuk meningkatkan daya tahan agar tubuh tetap terjaga dan selalu fit.
Bila
cara-cara ini dilakukan dengan benar, kekhawatiran naiknya berat badan bisa
teratasi tanpa harus mengeluarkan biaya mahal. Selamat mencoba! J
Sumber : Majalah Selaras
Tidak ada komentar:
Posting Komentar